Senyum untuk Calon Penulis

Posted: November 2, 2009 in Lain-lain

Judul buku ini sangat menarik dan sangat spesifik dalam menentukan siapa kira-kira target pembaca buku ini. Dari judulnya saja, pembaca akan segera mengetahui apa yang terdapat dalam isi buku ini. Buku ini diharapkan dapat menjawab berbagai pertanyaan yang selalu muncul dalam benak seseorang ketika akan menulis.

Dalam benak seseorang yang ingin menulis, biasanya akan selalu timbul pertanyaan-pertanyaan seperti: mengapa harus menulis?, apa yang harus ditulis?, untuk siapa, dimana?, dan bagaimana menulis dengan baik? Penulis buku ini adalah Eka Budianta. Beliau seorang penulis sekaligus penyair senior. Ia menjawab semua pertanyaan-pertanyaan yang selama ini menjadi kendala bagi para calon penulis. Buku ini memang bukan buku panduan praktis bagaimana menulis dengan benar. Akan tetapi lebih dari itu, buku ini mengajak, dan menginspirasikan siapa saja yang ingi agar tulisan-tulisannya lebih “menyala” seperti lampu,dapat mengeluarkan berbagai “aroma” dan “bau”, menyalurkan bermacam perasaan takut, member semangat, dan mengejutkan pembaca.

Buku ini terdiri dari 25 tulisan yang disusun dari berbagai tulisan Eka Budianta. Tulisan-tulisan tersebut dirangkum dari setiap makalah yang disajikannya diberbagai seminar dan diskusi dalam kurun waktu 4 tahun (1999-2002). Berbagai tema seputar dunia tulis-menulis, buku, lingkungan hidup, sastra dan lain-lain mewarnai tulisan-tulisannya dalam buku ini. Salah satu tulisan yang judulnya diangkat menjadi judul buku ini yaitu “Senyum Untuk Calon Penulis”. Dalam bukunya, Eka menyampaikan beberapa pokok masalah dalam menulis.

Kesatu, selalu ingat mengapa anda menulis? Dalam hal ini, dalam bukunya, Eka menegaskan bahwa menentukan tujuan menulis merupakan hal yang paling penting dalam karya sastra. Bukan teknik, keindahan bahasa, plot, tetapi intinya yaitu isi cerpen, isi novel, isi puisi, itulah yang “bicara”.

Kedua, pentingkah kapan anda menulis? Bagi Eka, kapan anda menulis bukanlah masalah, yang lebih penting adalah melihat isi atau pesan setiap pengarang. Bagi penulis-penulis besar, pesan-pesan yang disampaikan biasanya akan abadi. Dari segi usia, kapan mulai menulis mengandung nilai-nilai abadi maka akan bertahan lama. Kartini, Chairil Anwar, Moh. Hatta menulis diusia yang sangat muda, namun apa yang ditulisnya tetap dibaca orang hingga kini.

Ketiga, jiwa merdeka dan gembira. Modal utama seseorang pengarang adalah jiwa yang merdeka. Dengan bebas berpikirdan berimajinasi, setiap penulis dapat melahirkan karya-karyanya. Akan tetapi, Eka mengingatkan bahwa smakin besar kemerdekaan seorang penulis maka semakin besar juga tanggung jawabnya dan semakin perlu hati-hati.

Keempat, bagaiman penulis dan apa isinya? Dalam hal ini, Eka menceritakan pengalamannya menjadi asisten HB. Jasin dalam menyeleksi karya-karya sastra. Walaupun suatu karya dinilai bagus oleh HB. Jasin, namun tidak berarti karya tersebut dapat dipublikasikan. Menurut Jassin seorang penulis membawa tugas sebagai “guru” bagi pembacanya, melalui tulisan, manusia dapat membongkar pikiran orang lain. Akan tetapi, jika penulis berhasil “membongkar” tentu penulis harus dapat merapikannya.

Jika membaca semua tulisan yang terdapat dalam buku ini, akan terlihat buku ini sangat kaya akan cakupannya. Selain itu, bahasannya mudah dimengerti karena ditulis dengan gaya personal, tidak hanya persoalan tulis-menulis yang dibahasnya, namun mencakup bidang sastra, budaya, lingkungan, politik, dan lainnya. Dari segi keterbacaanya, buku ini sangat mudah untuk dipahami karena Eka menulisnya dengan gaya yang khas. Kesimpulannya, buku ini dapat memberikan inspirasi bagi mereka yang bergerak dalam dunia tulis-menulis. Kritik terhadap buku ini terdapat pada pemilihan judul bukunya Senyum untuk Calon Penulis. Judul buku ini seolah membatasi bagi siapa buku ini diperuntukkan (calon penulis), padahal jika membaca seluruh tulisan yang terdapat dalam buku ini, bukan hanya untuk calon penulis saja melainkan bagi siapa saja yang berprofesi dan bergerak dalam dunia tulis-menulis.

Judul     : Senyum untuk Calon Penulis

Penulis  : Eka Budianta

Penerbit : Pustaka Alvabet

Cetakan : 1, September 2005

Tebal     : 274 halaman

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s