A. KOMPETENSI IT (Information Technology)
Pada dasarnya penentuan tingkat kompetensi dibutuhkan agar dapat mengetahui tingkat kinerja yang diharapkan untuk kategori baik atau rata-rata. Misalnya dalam kepentingan manajemen SDM dapat dijadikan dasar bagi proses seleksi, suksesi perencanaan, evaluasi kinerja dan pengembangan sumber daya manusia.
Adapun yang dimaksud dengan standar kompetensi menurut Suprapto adalah spesifikasi atau sesuatu yang dibakukan, memuat persyaratan minimal yang harus dimiliki oleh seseorang yang akan melakukan pekerjaan tertentu agar yang bersangkutan mempunyai kemampuan melaksanakan pekerjaan dengan hasil baik. Pendapat lain dikemukakan oleh Muins bahwa ”Standar kompetensi merupakan ukuran untuk memahami dan berkomunikasi dengan berbagai kultur dan erat kaitannya dengan profesionalisme”. Standar kompetensi digunakan sebagai pembanding untuk mengukur kompetensi yang dimiliki seseorang.
Menurut Prayitno (BKN, 2003:11), standar kompetensi mencakup tiga hal, yaitu KSA :
• Pengetahuan ( Knowledge ), yaitu fakta dan angka dibalik aspek teknis,
• Keterampilan ( Skills ), yaitu kemampuan untuk menunjukan tugas pada tingkat criteria yang dapat diterima secara terus menerus dengan kegiatan yang paling sedikit,
• Sikap ( Attitude ), yaitu yang ditunjukan kepada pelanggan dan orang lain bahwa yang bersangkutan mampu berada dalam lingkungan kerjanya.
Sedangkan menurut Maarif (2003:16), penetapan standar kompetensi dapat diprioritaskan pada pengetahuan, keterampilan dan sikap, baik yang bersifat hard competencies maupun soft competencies. Soft/generic competencies meliputi enam kelompok kompetensi, yaitu:
• Kemampuan merencanakan dan mengimplementasikan (motivasi untuk berprestasi, perhatian terhadap kejelasan tugas, ketelitian dan kualitas kerja, proaktif dan kemampuan mencari dan menggunakan informasi).
• Kemampuan melayani (empati, berorientasi pada pelanggan).
• Kemampuan memimpin (kemampuan mengembangkan orang lain, kemampuan mengarahkan kerjasama kelompok, kemampuan memimpin kelompok).
• Kemampuan berpikir (berpikir analisis, berpikir konseptual, keahlian teknis/profesional/manajerial).
• Kemampuan bersikap dewasa (kemampuan mengendalikan diri, flesibilitas, komitmen terhadap organisasi).
Disini akan menjelaskan beberapa kompetensi, diantaranya network administrator, network designer, network programmer, database administrator, database designer, dan profesi lain tentang hardware komputer
1. Network Administrator
Kompetensi yang harus dimiliki:
Menghubungkan perangkat keras;
Administer dan melakukan konfigurasi system operasi yang mendukung network;
Administer perangkat network;
Memahami Routing;
Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya;
Mengelola network security;
Monitor dan administer network security.
Read the rest of this entry »